Bupati Beltim Bawa Investor Tiongkok Survei KIAK Kelapa Kampit, Proyeksi Serap 12 Ribu Tenaga Kerja

BELITUNGTIMES.COM, MANGGAR – Bupati Belitung Timur, Kamarudin Muten mendatangkan rombongan investor asal Tiongkok melakukan peninjauan langsung ke Kawasan Industri Aik Kelik (KIAK), Selasa (21/4/2026).

Kunjungan ini menjadi langkah awal dalam penjajakan potensi investasi strategis di wilayah tersebut.

Dalam kesempatan itu, Kamarudin bilang kedatangan investor bertujuan untuk melakukan survei menyeluruh terhadap potensi kawasan industri, khususnya sebagai lokasi penanaman modal di sektor manufaktur.

“Rombongan investor ini akan melihat langsung potensi Kawasan Industri Aik Kelik sebagai lahan penanaman investasi. Salah satu yang sedang dijajaki adalah pembangunan pabrik stainless steel oleh perusahaan Foshan Nanhai Zaihui Stainless Steel Products Co., LTD,” ujar Kamarudin.

Dia menambahkan, nilai investasi yang diproyeksikan cukup besar sekitar Rp125 triliun sehingga tahap penjajakan ini sangat penting untuk bisa melihat semua yang dibutuhkan dalam investasi ini.

Investasi tersebut diharapkan mampu memberikan dampak signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.

“Proyeksi nilai investasi kali ini cukup besar dengan potensi penyerapan tenaga kerja diperkirakan hingga 12.000 orang,” jelasnya.

Menurut Kamarudin, jika rencana investasi ini terealisasi, maka Kawasan Industri Aik Kelik akan menjadi salah satu pusat pertumbuhan ekonomi baru di Belitung Timur.

Selain membuka lapangan kerja, kehadiran industri besar juga diyakini dapat mendorong peningkatan sektor pendukung lainnya, seperti UMKM, jasa, dan infrastruktur.

“Seperti janji kami, akan membuka gerbang ekonomi dan pondasi ekonomi untuk masyarakat Belitung Timur,” kata Kamarudin.

Pemerintah Kabupaten Belitung Timur, lanjutnya, akan terus berkomitmen memberikan dukungan penuh terhadap masuknya investasi, dengan tetap memperhatikan aspek lingkungan serta keberlanjutan pembangunan daerah.

Kunjungan ini diharapkan menjadi awal dari kerja sama jangka panjang yang mampu membawa Belitung Timur menuju kawasan industri yang kompetitif di tingkat nasional maupun internasional. (SAW)